(Source: theemptyspaceofhome, via fuckyeahmusicnerds)
(Source: its-an-orchestra-thing, via fuckyeahorchestra)
Parallel octaves in the Christmas Oratorio. Bach - just subversive, or secretly the antichrist? Happy holidays!
BWV 248, XIX. Schlafe, mein Liebster, genieße der Ruh’
Ummmm….
(via musicalmelody)
Ah, the past…
(via fidhong)
#patronus :’)
One of my favourite! Eliminates every anxiety in our souls.
(Source: gardenofmuslim, via namasayaume)
Sebagai mahasiswa DKV pasti BETE dengernya
hah ilmiah darimane??? bukannya nirmana cuman buat latian kepekaan ye? kaga diitung juga garislu brp senti kikikik
hah emang DKV doang yang dapet? Jadi selama ini gue ditipu? (malah ngomentarin yang lain)
If you study in art school, you’ll know that most arts are scientific. Color theories, design elements and principals, repetition, rhythm, balance… We use the same brain as those engineers - well, the other side of it.
Perkembangan teknologi bagaikan pisau bermata dua. Teknologi yang memungkinkan anak untuk belajar, bersosialisasi dan berkomunikasi; di sisi lain bila tanpa pengasuhan & pengawasan dapat membuat anak terpapar pornografi. Shock banget mengetahui ternyata ‘sexting’ di atas dibuat oleh anak SMP.
Psikolog Dra. Wulansari, S.Psi menghabiskan satu jam untuk memecahkan ‘kode’ SMS yang dibawa oleh salah satu orang tua kliennya. Ternyata dengan posisi diputar 180 derajat, bunyi ‘sexting’ tsb:
“cantik… makasih ya foto sexy nya.. bikin makin kangen, kita ketemuan di tempat biasa ya besok, jngn lupa bawa pengaman :( … muah… muah…”
gilaaaaa
uedannnnn
Okay, masalahnya buruk… tapi…
SATU JAM BUAT MECAHIN KODE BEGINIAN? *facepalm
(Source: utinilamsari)
(Source: temarchasconelsol, via namasayaume)
Holy Hell.
This is possible one of the coolest things I’ve ever seen.
(Source: pulmonaire, via fuckyeahmusicnerds)

